Palembang, 26 April 2026 — Pondok Pesantren Muqimus Sunnah menggelar Walimatus Safar Haji sekaligus membuka kegiatan Kampus 4 khusus lansia di Lorong Jambu 2 No. 3, Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Ahad, 26 April 2026. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat sejak salat Asar berjamaah hingga acara berakhir.
Sekitar 300 tamu undangan menghadiri kegiatan tersebut. Tokoh masyarakat, pewakaf tanah, unsur pemerintah setempat, keluarga calon jamaah haji, masyarakat sekitar, serta civitas Pondok Pesantren Muqimus Sunnah turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara.
Panitia mengawali kegiatan dengan pembacaan Surah Yasin yang diikuti seluruh hadirin dengan khusyuk. Rangkaian kemudian berlanjut dengan Ratib Saman, yang semakin menguatkan suasana spiritual dan kebersamaan. Para peserta juga melaksanakan salat berjamaah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus momentum untuk mempererat persatuan dan memanjatkan doa bersama.
Dalam sambutannya, Bunda Izzah Zen Syukri mengajak seluruh hadirin memberikan doa dan dukungan kepada para calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Ia berharap seluruh jamaah memperoleh kelancaran perjalanan, kesehatan, serta mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Selain mendoakan keberangkatan calon jamaah haji, Bunda Izzah juga menyoroti pembukaan kegiatan Kampus 4 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah yang secara khusus memberikan ruang bagi masyarakat lanjut usia untuk memperoleh pembinaan dan pendidikan keagamaan.
Pembukaan Kampus 4 menjadi bagian dari ikhtiar Pondok Pesantren Muqimus Sunnah dalam memperluas akses pembinaan keagamaan bagi masyarakat. Pesantren menghadirkan kampus khusus lansia sebagai wadah untuk memperkuat pemahaman keagamaan, memperdalam nilai-nilai spiritual, serta membangun lingkungan belajar yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat usia lanjut.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para peserta memanjatkan harapan agar perjalanan para calon jamaah haji berjalan lancar dan penuh keberkahan serta kegiatan Kampus 4 dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Setelah doa bersama, para tamu melanjutkan kegiatan dengan makan bersama. Suasana hangat tersebut semakin mempererat silaturahmi antara keluarga calon jamaah haji, masyarakat, tokoh setempat, dan civitas Pondok Pesantren Muqimus Sunnah.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Muqimus Sunnah menghadirkan dua bentuk pengabdian sekaligus: mengiringi calon jamaah haji dengan doa dan membuka ruang pembinaan keagamaan bagi masyarakat lansia.
Pembukaan Kampus 4 khusus lansia sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Muqimus Sunnah untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendidikan, pembinaan keagamaan, dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat lintas generasi.