
KBIHU ASWAJA Laksanakan DAM Haji Tamatu’, Wujud Ketaatan dan Kesempurnaan ibadah Haji
PALEMBANG – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) ASWAJA menggelar penyembelihan DAM Haji Tamatu’ bagi para jamaah haji pada
3 Kampus PPMS
Santriwati
Jl. Depaten Lama No. 147, 27 Ilir, Kec. Ilir Bar. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan
Madrasah Ibtidaiyyah
Jl. KH. Azhari, 12 Ulu, Kec. Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan
Santriwan
Jl. Melaburi Rt. 19, Kenten – Azhar Permai, Talang Kelapa, Banyu Asin, Sumatera Selatan
Lorong Jambu 2 No.3, Talang Jambe, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Pondok Pesantren Muqimus Sunnah selalu membuka pendaftaran santri baru dari seluruh penjuru Nusantara setiap tahunnya. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan klik tombol “INFO PENDAFTARAN” atau hubungi kami melalui WhatsApp.

PALEMBANG – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) ASWAJA menggelar penyembelihan DAM Haji Tamatu’ bagi para jamaah haji pada

Palembang — Tim drumband putri Pondok Pesantren Muqimus Sunnah (PPMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tim drumband PPMS berhasil membawa pulang

PALEMBANG — Santri Pondok Pesantren Muqimus Sunnah (PPMS) kembali mengharumkan nama pondok dalam ajang International-O2MEC 2026. Unit Bahasa Politeknik Pariwisata
Satuan Pendidikan Mu’adalah adalah program pendidikan resmi yang berada dibawah Direktorat Pendidikan Diniyyah dan Pesantren Kementrian Agama RI setelah terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 18 Tahun 2014 disamakan dengan pendidikan Madrasah Tsanawiyyah dan ‘Aliyah yang berada di bawah Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama. Jadi, lulusan Satuan Pendidikan Mu’adalah akan mendapatkan ijazah yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.
Dalam program Satuan Pendidikan Mu’adalah ini pesantren diberikan kewenangan dan keleluasaan dalam mengatur kurikulum dan sistem pendidikan, serta tidak diikutkan Ujian-ujian kenegaraan. Pesantren dapat secara mandiri merancang pengembangan kompetensi santrinya dengan tetap mendapat ijazah yang diakui oleh negara.

