Tes Penerimaan Santri Baru Muqimus Sunnah Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat

Palembang, 3 Mei 2026 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah menyelenggarakan tes penerimaan santri baru gelombang pertama pada hari Ahad, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertempat di Kampus 3, Jl. Melaburi, Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Antusiasme Calon Santri dan Orang Tua

Para calon santri baru datang bersama orang tua masing-masing untuk mengikuti rangkaian seleksi. Sejak pagi, suasana tampak ramai namun tetap tertib saat para peserta melakukan registrasi sebagai langkah awal sebelum memasuki tahapan ujian.

Rangkaian Ujian Seleksi

Panitia mengawali acara dengan pembukaan resmi, lalu melanjutkan kegiatan ke sesi tes yang meliputi beberapa aspek penilaian. Para calon santri menempuh tes pengetahuan umum serta Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) untuk mengukur kemampuan dasar mereka. Secara bersamaan, para orang tua menjalani sesi wawancara agar pihak pesantren mengetahui kesiapan dan komitmen mereka dalam mendukung pendidikan anak.

Pesan Motivasi dari Mudir

Mudir Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, K.H. M. Husni Thamrin Yunus, membuka langsung kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya niat dan kesungguhan dalam menuntut ilmu.

“Menjadi santri bukan hanya tentang belajar ilmu, tetapi tentang membentuk akhlak dan kedisiplinan. Niatkan langkah ini sebagai ibadah, karena siapa yang bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, Allah akan memudahkan jalannya menuju keberkahan hidup. Orang tua dan anak harus berjalan seiring dan saling menguatkan dalam proses ini,” ujar Mudir.

Beliau juga mengajak para calon santri agar tidak takut menghadapi proses seleksi, melainkan menjadikannya sebagai awal perjalanan menuju perubahan yang lebih baik.

Harapan bagi Generasi Baru

Pondok Pesantren Muqimus Sunnah berharap pelaksanaan tes ini dapat menjaring generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta komitmen kuat dalam menjalani kehidupan sebagai santri.

Bagikan Berita ini di Medsos-mu!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satuan Pendidikan Mu'adalah

Satuan Pendidikan Mu’adalah adalah program pendidikan resmi yang berada dibawah Direktorat Pendidikan Diniyyah dan Pesantren Kementrian Agama RI setelah terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 18 Tahun 2014 disamakan dengan pendidikan Madrasah Tsanawiyyah dan ‘Aliyah yang berada di bawah Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama. Jadi, lulusan Satuan Pendidikan Mu’adalah akan mendapatkan ijazah yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Dalam program Satuan Pendidikan Mu’adalah ini pesantren diberikan kewenangan dan keleluasaan dalam mengatur kurikulum dan sistem pendidikan, serta tidak diikutkan Ujian-ujian kenegaraan. Pesantren dapat secara mandiri merancang pengembangan kompetensi santrinya dengan tetap mendapat ijazah yang diakui oleh negara.