Drumband Putri PPMS Raih Juara 3 Best Non Brass di Tingkat Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, 7 Mei 2026 — Tim Drumband Putri Pondok Pesantren Muqimus Sunnah (PPMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang SMANSA Talent and Festival tingkat Provinsi Sumatera Selatan, tim drumband putri PPMS berhasil meraih Juara 3 Best Non Brass, salah satu penghargaan pada kategori penampilan alat musik non-brass.

Kompetisi yang berlangsung pada 4–7 Mei 2026 tersebut mempertemukan berbagai sekolah dan lembaga pendidikan dari kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui penampilan musik, kreativitas, teknik, serta kekompakan tim.

Tim drumband putri PPMS tampil dengan penuh energi dan percaya diri. Para santri memadukan kemampuan musikal, kedisiplinan, serta kekompakan dalam menghadirkan penampilan yang menarik di hadapan dewan juri.

Prestasi tersebut tidak lahir secara instan. Para santri menjalani latihan secara disiplin untuk mempersiapkan teknik permainan, koordinasi gerakan, kekompakan kelompok, dan kesiapan mental sebelum tampil dalam kompetisi.

Perolehan Juara 3 Best Non Brass sekaligus menunjukkan bahwa santri Pondok Pesantren Muqimus Sunnah mampu mengembangkan potensi di berbagai bidang. Selain mendalami pendidikan agama dan akademik, para santri juga memperoleh ruang untuk mengasah kreativitas, seni, keterampilan, dan kemampuan berkompetisi.

Bagi PPMS, prestasi ini menjadi bagian dari proses pembinaan santri agar mampu mengenali dan mengembangkan potensi masing-masing. Lingkungan pendidikan yang mendukung berbagai bidang memungkinkan santri tumbuh dengan bekal ilmu, akhlak, kreativitas, serta kepercayaan diri.

Capaian tim drumband putri PPMS juga menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai kompetisi. Semangat berprestasi tersebut diharapkan terus tumbuh sehingga para santri mampu membawa nama baik Pondok Pesantren Muqimus Sunnah pada berbagai ajang di tingkat daerah maupun nasional.

Melalui prestasi di SMANSA Talent and Festival tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Pondok Pesantren Muqimus Sunnah kembali menunjukkan komitmennya dalam membina santri secara menyeluruh. Pesantren terus mendorong lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, kreatif, berprestasi, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Bagikan Berita ini di Medsos-mu!

Satuan Pendidikan Mu'adalah

Satuan Pendidikan Mu’adalah adalah program pendidikan resmi yang berada dibawah Direktorat Pendidikan Diniyyah dan Pesantren Kementrian Agama RI setelah terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 18 Tahun 2014 disamakan dengan pendidikan Madrasah Tsanawiyyah dan ‘Aliyah yang berada di bawah Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama. Jadi, lulusan Satuan Pendidikan Mu’adalah akan mendapatkan ijazah yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Dalam program Satuan Pendidikan Mu’adalah ini pesantren diberikan kewenangan dan keleluasaan dalam mengatur kurikulum dan sistem pendidikan, serta tidak diikutkan Ujian-ujian kenegaraan. Pesantren dapat secara mandiri merancang pengembangan kompetensi santrinya dengan tetap mendapat ijazah yang diakui oleh negara.