Meriah! Pawai Kostum dan Drumband Warnai Peringatan Muharram di Ponpes Muqimus Sunnah Palembang

PALEMBANG — Suasana semarak dan penuh antusiasme mewarnai peringatan Muharram di Pondok Pesantren (Ponpes) Muqimus Sunnah, Palembang, pada Selasa (16/6/2026).

Pihak pesantren memusatkan seluruh rangkaian kegiatan di dua lokasi, yaitu Kampus 1 (Jl. Depaten Lama 27 Ilir) dan Kampus 3 (Jl. Melaburi, Kenten Laut). Seluruh santri bersama para asatidz (guru) memadati lokasi acara untuk menyambut Tahun Baru Islam dengan penuh semangat kebersamaan.

Mudir dan Wakil Mudir Ponpes Muqimus Sunnah membuka secara resmi agenda tahunan ini. Dalam sambutannya, pimpinan pondok pesantren menegaskan bahwa momentum Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun Hijriah.

“Momentum Muharram harus menjadi ajang untuk memperkuat ukhuwah, mengasah kreativitas, dan memicu semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik,” pesannya.

Santri Unjuk Kreativitas Lewat Drumband dan Pawai Kostum Unik

Pawai Muharram tersebut berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian masyarakat sekitar. Barisan drumband memimpin di garis depan, membuka jalannya kegiatan dengan irama yang membakar semangat para peserta.

Tidak kalah memukau, para santri juga menampilkan berbagai pertunjukan menarik di sepanjang rute pawai, antara lain:

  • Tim Hadroh: Melantunkan selawat secara enerjik dan syahdu.
  • Pesilat Pesantren: Menampilkan atraksi pencak silat yang memukau penonton.
  • Peserta Pawai: Mengenakan aneka kostum kreatif yang unik, mulai dari kostum bertema kiai, petani, hingga karakter mistis seperti pocong.

Kreativitas para santri ini menjadi daya tarik tersendiri. Hal tersebut membuktikan bahwa peringatan hari besar Islam dapat dikemas secara edukatif, kultural, sekaligus menghibur.

Perlombaan Seru Mempererat Ukhuwah Pesantren

Usai merampungkan pawai, para santri langsung mengikuti berbagai perlombaan yang berlangsung penuh semangat dan sportivitas. Gelak tawa serta sorak dukungan penonton membuktikan bahwa agenda ini sukses mempererat kebersamaan di lingkungan pesantren, bukan sekadar menjadi ajang kompetisi biasa.

Peringatan Muharram ini mempertegas posisi Ponpes Muqimus Sunnah yang tidak hanya fokus mendidik santri dalam menuntut ilmu agama (tafaqquh fiddin). Pesantren juga menyediakan ruang kreatif bagi para santri untuk menyalurkan bakat dan membangun aura positif.

Melalui semangat Tahun Baru Islam ini, seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Muqimus Sunnah berkomitmen untuk terus melangkah menjadi pribadi yang lebih baik, menebar nilai-nilai kebaikan, serta menjaga tradisi kebersamaan yang telah mengakar kuat.

Bagikan Berita ini di Medsos-mu!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satuan Pendidikan Mu'adalah

Satuan Pendidikan Mu’adalah adalah program pendidikan resmi yang berada dibawah Direktorat Pendidikan Diniyyah dan Pesantren Kementrian Agama RI setelah terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 18 Tahun 2014 disamakan dengan pendidikan Madrasah Tsanawiyyah dan ‘Aliyah yang berada di bawah Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama. Jadi, lulusan Satuan Pendidikan Mu’adalah akan mendapatkan ijazah yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Dalam program Satuan Pendidikan Mu’adalah ini pesantren diberikan kewenangan dan keleluasaan dalam mengatur kurikulum dan sistem pendidikan, serta tidak diikutkan Ujian-ujian kenegaraan. Pesantren dapat secara mandiri merancang pengembangan kompetensi santrinya dengan tetap mendapat ijazah yang diakui oleh negara.