Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah Cinde Dihadiri Sekitar 600 Jamaah

Palembang — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah Cinde berlangsung khidmat pada Ahad (23/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–10.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 600 jamaah dari berbagai kalangan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi jamaah untuk mengenang keteladanan dan perjuangan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhidmatan hingga acara berakhir.

Habib Hamid Ajak Jamaah Teladani Rasulullah SAW

Habib Hamid Baraqbah, M.Pd., mengisi kajian dalam Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah Cinde. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk tidak hanya mengungkapkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mewujudkannya melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu tercermin dalam perilaku dan akhlak. Jamaah pun diajak untuk menjadikan sunnah dan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Salah seorang jamaah, Mgs. Ahmad Fauzi, bersyukur dapat mengikuti peringatan Maulid Nabi tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada jamaah untuk menambah ilmu sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Alhamdulillah, kegiatan Maulid Nabi hari ini sangat berkesan. Selain mendapatkan ilmu dan nasihat dari Habib Hamid, kita juga diingatkan kembali untuk mencintai Rasulullah SAW dengan mengikuti akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mgs. Ahmad Fauzi.

Sekitar 600 Jamaah Hadiri Maulid Nabi

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah jamaah yang memadati area Masjid Nurul Hidayah Cinde. Sekitar 600 jamaah hadir untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi sekaligus menyimak kajian keagamaan.

Kehadiran jamaah dari berbagai kalangan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti majelis ilmu dan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Jamaah Lanjutkan dengan Ziarah ke Makam Abah K.H.M. Zen Syukri

Setelah acara resmi berakhir, sebagian jamaah secara bergantian melakukan ziarah ke makam Abah K.H.M. Zen Syukri. Ziarah tersebut dilakukan atas kemauan masing-masing jamaah dan bukan bagian dari rangkaian resmi peringatan Maulid Nabi.

Kesempatan tersebut menjadi momen bagi jamaah untuk mendoakan sekaligus mengenang jasa dan keteladanan Abah K.H.M. Zen Syukri, salah seorang ulama yang berkontribusi dalam membimbing dan memberikan ilmu kepada umat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah Cinde diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan mampu mendorong jamaah untuk semakin mencintai Rasulullah SAW, memperbaiki akhlak, dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan Berita ini di Medsos-mu!

Satuan Pendidikan Mu'adalah

Satuan Pendidikan Mu’adalah adalah program pendidikan resmi yang berada dibawah Direktorat Pendidikan Diniyyah dan Pesantren Kementrian Agama RI setelah terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 18 Tahun 2014 disamakan dengan pendidikan Madrasah Tsanawiyyah dan ‘Aliyah yang berada di bawah Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama. Jadi, lulusan Satuan Pendidikan Mu’adalah akan mendapatkan ijazah yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Dalam program Satuan Pendidikan Mu’adalah ini pesantren diberikan kewenangan dan keleluasaan dalam mengatur kurikulum dan sistem pendidikan, serta tidak diikutkan Ujian-ujian kenegaraan. Pesantren dapat secara mandiri merancang pengembangan kompetensi santrinya dengan tetap mendapat ijazah yang diakui oleh negara.