Palembang, 30 Agustus 2026 — Enam santri Pondok Pesantren Muqimus Sunnah (PPMS) menunjukkan kemampuan mereka dalam Kejuaraan Harukaze Open Vol. 2 Piala Wali Kota Palembang yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 di GOR Dempo, Jakabaring, Palembang.
Kejuaraan tersebut mempertemukan sekitar 700 peserta dari berbagai kelompok usia dan kategori. Panitia mempertandingkan sembilan tingkatan, yaitu Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Kadet, Junior, Under 21, Legend usia 40–50 tahun, serta kategori Antar Pelajar.
Kabag Keuangan Pemerintah Kota Palembang membuka secara resmi kejuaraan tersebut. Ketua Bidang Pertandingan FORKI Sumatera Selatan dan Sekretaris FORKI Sumatera Selatan turut menghadiri acara pembukaan.
Enam Santri PPMS Ikuti Kejuaraan Karate
PPMS mengirimkan enam santri untuk mengikuti kompetisi tersebut. Kontingen PPMS terdiri atas empat santri putra dan dua santri putri, yaitu M. Haddad Al Habib, Alfariski Keanu Syaqiel, Ahmad Emir Zaky, Mgs. Ahmad Aziz Al Hafizh, Nyayu Sayyidah, dan Alifah Azahra.
Keikutsertaan enam santri tersebut menjadi bagian dari program pembinaan dan pengembangan bakat olahraga di lingkungan PPMS. Para santri mempersiapkan diri melalui latihan secara bertahap dan konsisten sebelum mengikuti pertandingan.
Santri Kampus 3 telah menjalani latihan selama kurang lebih dua bulan. Sementara itu, program pembinaan karate di Kampus 1 telah berlangsung sekitar empat bulan.
Pelatih karate PPMS, Kgs. Dedi Setiawan, membimbing langsung program latihan tersebut. Ia mendampingi para santri untuk meningkatkan kemampuan teknik, fisik, dan mental sebelum menghadapi kompetisi.
PPMS Dorong Pembinaan Karate Berkelanjutan
Ustadz Nabhan berharap PPMS dapat terus meningkatkan pembinaan cabang olahraga karate. Ia menilai para santri membutuhkan latihan yang lebih intensif agar semakin siap menghadapi berbagai kompetisi pada masa mendatang.
“Latihan lebih intensif lagi, dan semoga ke depannya karate bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Ustadz Nabhan.
Keikutsertaan dalam Harukaze Open Vol. 2 Piala Wali Kota Palembang memberikan pengalaman berharga bagi para santri PPMS. Selain mengasah kemampuan olahraga, kompetisi tersebut menjadi sarana bagi santri untuk membangun keberanian, kedisiplinan, sportivitas, dan mental bertanding.
PPMS berkomitmen melanjutkan pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Melalui program tersebut, karate PPMS diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya memiliki kemampuan olahraga, tetapi juga tetap menjunjung tinggi akhlak dan nilai-nilai kepesantrenan.