Acara “Self Healing” Bersama Bunda Dr. Hj. Izzah Zen Syukri Sukses Sentuh Hati Peserta

Palembang, 9 November 2025 — Kegiatan Self Healing bertajuk “Jika Hati Perih, Kemana Penawar Hendak Dicari?” sukses digelar dengan penuh kehangatan dan makna. Acara eksklusif khusus muslimah ini menghadirkan sosok inspiratif, Bunda Dr. Hj. Izzah Zen Syukri, S.Pd., M.Pd., putri ulama kharismatik sekaligus pendidik dan tokoh perempuan Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Izzah berbagi pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kesehatan hati dan jiwa di tengah kesibukan dan tantangan kehidupan modern. Beliau menegaskan bahwa proses penyembuhan diri (self healing) sejati dimulai dari kedekatan dengan Allah Swt., penerimaan diri, dan keikhlasan dalam menjalani setiap takdir kehidupan.

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekhusyukan ini dihadiri oleh 600 peserta dari berbagai kalangan—mulai dari mahasiswi, guru, hingga ibu rumah tangga. Para peserta mengaku mendapatkan banyak pencerahan dan ketenangan batin setelah mengikuti sesi demi sesi yang dibawakan secara lembut dan penuh kasih oleh Bunda Izzah.

Selain mengajak peserta berzikir, kegiatan juga diisi dengan sesi refleksi diri dan doa bersama. Momen ini menjadi bagian paling menyentuh ketika Bunda Izzah membimbing para peserta untuk menuliskan “lukisan hati” mereka dan menyerahkannya kembali kepada Sang Pemilik Hati, Allah Swt.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Muqimus Sunnah berharap agar para perempuan semakin kuat, sabar, dan bijak dalam menghadapi ujian hidup, serta mampu menumbuhkan cinta diri yang berlandaskan keimanan.

Self healing bukan berarti melupakan luka, tetapi belajar berdamai dengan takdir dan menemukan kembali makna bahagia yang sesungguhnya,” tutur Bunda Izzah dalam salah satu sesi inspiratifnya.

Kegiatan Self Healing ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pondok Pesantren Muqimus Sunnah dalam menghadirkan ruang edukatif dan spiritual yang menyejukkan bagi kaum perempuan, sekaligus mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat hijrah menuju hati yang lebih tenang dan bahagia.

Bagikan Berita ini di Medsos-mu!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satuan Pendidikan Mu'adalah

Satuan Pendidikan Mu’adalah adalah program pendidikan resmi yang berada dibawah Direktorat Pendidikan Diniyyah dan Pesantren Kementrian Agama RI setelah terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 18 Tahun 2014 disamakan dengan pendidikan Madrasah Tsanawiyyah dan ‘Aliyah yang berada di bawah Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama. Jadi, lulusan Satuan Pendidikan Mu’adalah akan mendapatkan ijazah yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Dalam program Satuan Pendidikan Mu’adalah ini pesantren diberikan kewenangan dan keleluasaan dalam mengatur kurikulum dan sistem pendidikan, serta tidak diikutkan Ujian-ujian kenegaraan. Pesantren dapat secara mandiri merancang pengembangan kompetensi santrinya dengan tetap mendapat ijazah yang diakui oleh negara.