PPMS Kampus 4 Buka Weekend Class Lansia Angkatan III, Ajak Peserta Bahagia dan Persiapkan Husnul Khatimah

PALEMBANG – Pondok Pesantren Muqimus Sunnah (PPMS) Kampus 4 kembali membuka Weekend Class Santri Lansia Angkatan 3. Program khusus lansia ini resmi dimulai pada Senin, 2 November 2026. Sebanyak 10 peserta mengikuti program tersebut dengan penuh antusias.

Pembukaan kegiatan dihadiri langsung oleh Vice President PPMS, Dr. Hj. Izzah Zen Syukri, M.Pd.; Mudir PPMS, K.H.M. Husni Thamrin Yunus; dan Wakil Mudir Kampus 4, Azhari Ilyas, Lc. Hadir pula para asatidz dan panitia.

Mengisi Usia Senja dengan Ilmu dan Ibadah

Program Weekend Class menjadi salah satu bentuk kepedulian PPMS terhadap pendidikan keagamaan bagi kalangan lansia. Melalui program ini, peserta mendapat kesempatan untuk memperdalam ilmu agama dan meningkatkan kualitas ibadah.

Selain itu, kegiatan ini mengajak para lansia untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Usia senja bukanlah penghalang untuk menuntut ilmu. Sebaliknya, fase kehidupan ini menjadi kesempatan untuk memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Mempersiapkan Diri Menuju Husnul Khatimah

Melalui pembelajaran keagamaan, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya bekal kehidupan akhirat. Mereka juga didorong untuk memperbaiki ibadah, memperbanyak amal kebaikan, dan mempererat silaturahmi.

Program ini sekaligus menunjukkan komitmen PPMS dalam menghadirkan pendidikan Islam bagi berbagai kelompok usia. PPMS ingin memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritualnya.

Dengan mengusung semangat “Lansia Sehat, Lansia Afiat, Lansia Bahagia Dunia Akhirat,” Weekend Class Lansia Angkatan 3 diharapkan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.

Melalui program ini, PPMS Kampus 4 ingin mendampingi para lansia menjalani masa tua dengan lebih tenang, bahagia, dan penuh keberkahan. Harapannya, setiap peserta dapat terus meningkatkan kualitas ibadah serta mempersiapkan diri untuk meraih husnul khatimah.

Bagikan Berita ini di Medsos-mu!

Satuan Pendidikan Mu'adalah

Satuan Pendidikan Mu’adalah adalah program pendidikan resmi yang berada dibawah Direktorat Pendidikan Diniyyah dan Pesantren Kementrian Agama RI setelah terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 18 Tahun 2014 disamakan dengan pendidikan Madrasah Tsanawiyyah dan ‘Aliyah yang berada di bawah Direktorat Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama. Jadi, lulusan Satuan Pendidikan Mu’adalah akan mendapatkan ijazah yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Dalam program Satuan Pendidikan Mu’adalah ini pesantren diberikan kewenangan dan keleluasaan dalam mengatur kurikulum dan sistem pendidikan, serta tidak diikutkan Ujian-ujian kenegaraan. Pesantren dapat secara mandiri merancang pengembangan kompetensi santrinya dengan tetap mendapat ijazah yang diakui oleh negara.